NURFITRIANA: JANGAN KAU SIA-SIAKAN AKU...

Kamis, 04 Agustus 2011

JANGAN KAU SIA-SIAKAN AKU...

Mungkin terdengar berlebihan. Atau mungkin itu adalah hal yang biasa terjadi. Tapi entah kenapa aku selalu merasa kamu seakan tak peduli. Entahlah aku merasa jika aku hanya berjuang seorang diri. Mungkin aku salah. Sekali lagi aku bilang, entahlah...

Dan tentang "bertahan" itu. Aku punya satu cerita untukmu. Mungkin sangat jauh berbeda dengan kisah kita. Tapi harus kau tahu bahwa wanita mempunyai kekuatan untuk bertahan yang luar biasa.

Ada sebuah keluarga yang bahagia. Mempunyai lima orang anak. Tiga putra dan dua putri. Pasangan itu sudah tak muda lagi tentunya. Mereka sudah memasuki usia kepala lima. Bahagia....tapi tidak sampai sang istri mengetahui bahwasannya sang suami pernah menduakannya dengan menikahi wanita lain. Apa yang dirasakannya? Lebih dari remuk. Runtuhlah seakan dunia yang dibinanya selama ini. Pertengkaran pun mulai sering terjadi. Bukan hanya setiap hari. Tapi berkali kali dalam satu hari. Sampai pada pemikiran untuk bercerai karena tak sanggup memaafkan kesalahan fatal itu. Dan entah lalu kemudian dia yakin untuk bertahan. Bukan hanya untuk kelima orang anaknya. Bukan pula hanya karena malu akan gunjingan orang. Bukan jua tak rela melepaskan kenangan yang telah begitu melekat dalam ingatan. Tapi karena ia merasa cintanya layak untuk dipertahankan. Dan itu membuatnya berjuang. Hingga lelah tapi kemudian membuahkan hasil. Tak pernah ada yang sia sia. Ia pun bahagia hingga kini.

Wanita itu adalah ibuku. Dan tahukah kau bahwa aku mewarisi kekuatan untuk mampu mempertahankan sesuatu yang diyakini? Ya....sekuat apa angin itu berusaha merobohkanku, sekuat itu pula aku tetap akan berdiri tegak. Bertahan. Mempertahankanmu.

Tapi entah kini aku baru sadar, bahwa aku tak bisa bertahan dari sikap tak pedulimu. Sikap itu seakan membawa kesadaranku kembali ke waktu lalu. Ke masa masa sakit itu. Dan aku sungguh tak mampu.

Tolong jangan sampai kau tak peduli. Aku takut kau tak peduli.....

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Mantap, alur tulisannya membuat pembaca ikut merasakan peristiwa anda

Posting Komentar

jangan lupa komentar blog ana ya.. :)